Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh – Kemegahan Mesjid Serambi Mekah

Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh – Kemegahan Mesjid Serambi Mekah

Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Siang itu matahari begitu perkasanya di langit Banda Aceh. Sejak awal puasa Banda Aceh memang terasa lebih terik dari biasanya, begitu kata nenek. Aku pun sering melihat peringatan bahaya UV yang kerap muncul di layar ponsel.

Namun semua itu tak menyurutkan langkah kami untuk mengunjungi sebuah situs kebanggaan dan icon bersejarah daerah Serambi Mekah Nangroe Aceh Darussalam.

Bersama Mama, bunda Noni, Kiki, Nouval dan Nindy kami menuju sebuah mesjid yang sangat indah dan megah, berdiri kokoh tepat di tengah kota Banda Aceh.

Ya, Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh yang terletak di jalan Masjid Raya, Kampung Baru, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh.

Sejarah Mesjid Raya Baiturrahman dimulai ketika mesjid ini dibangun pada tahun 1022 H/1612 M oleh Sultan Iskandarmuda Mahkota Alam.

Namun tahukah teman-teman? Mesjid kebanggaan rakyat Aceh ini pernah dibakar oleh tentara Belanda tahun 1873 pada saat Agresi Militer Belanda ke II dibawah pimpinan Jendral van Swieten. Di mesjid ini pula seorang jenderal Belanda yang bernama JH Kohler tewas tertembak.

Mesjid ini kemudian dibangun kembali tahun 1879 pada masa Mayor Jenderal Karel Van Der Heijden. Pada masa-masa selanjutnya, mesjid ini telah berulang kali direnovasi, baik sebelum atau pun sesudah era kemerdekaan Indonesia.

Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh Tempoe Doloe
Mesjid Raya Tempoe Doloe | foto :

Renovasi terbaru diadakan pada tahun 2015 dengan menghabiskan biaya sekitar Rp.458 milyar. Wow.

Kesan megah dan mewah langsung tampak saat kami memasuki halaman parkir mesjid. Terdapat 2 halaman parkir, yakni halaman parkir di luar pagar mesjid dan halaman parkir yang terletak di halaman basement. Halaman parkir basement dapat menampung ratusan kenderaan bermotor roda dua dan empat.

Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh
Mesjid Raya saat ini. | foto : dolanyok.com

Lantai halaman luar mesjid terbuat dari susunan batu marmar yang berasal dari Italia dan Spanyol seperti yang terpasang di Mesjid Nabawi Madinah dan Masjidil Haram di Mekkah.

Terdapat pula beberapa tiang kokoh dari payung elektrik raksasa. Begitu indah mengembang menahan panasnya sengatan sinar matahari.

Adanya payung dan angin yang bertiup sepoi-sepoi membuat para pengunjung semakin nyaman berada di lingkungan Mesjid termegah di Banda Aceh itu. Banyak anak-anak kecil bermain dengan riangnya. Sementara para remaja dan orang dewasa ada yang duduk-duduk, berjalan-jalan, bahkan ada yang tiduran di lantai halaman mesjid.

BACA JUGA :  Banda Aceh kami datang!

Lantai mesjid sangat bersih dan mengkilap. Setiap beberapa waktu sekali para petugas kebersihan mesjid membersihkannya dengan menggunakan kendaraan pembersih lantai.

Saat itu memang masih dalam suasana lebaran Idul Fitri, pengunjung yang datang tentu lebih ramai dari biasanya.

Aku masih terbengong-bengong menatap keindahan mesjid ini sampai Mama memanggil, menyuruhku segera mengambil air wudhu untuk mendirikan sholat Dzuhur.

Tempat mengambil air wudhu pun begitu mewah, terletak dilantai bawah (basement).

Aku menuruni anak tangga satu persatu secara perlahan karena takut terpeleset. Lantainya juga terbuat dari bahan marmar. Aku bergumam dalam hati, mesjid ini benar-benar indah, megah dan mewah.

Yang ada di basement bukan hanya tempat mengambil wudhu, juga ada tempat parkir kendaraan yang dapat menampung ratusan kenderaan roda 2 dan roda 4.

Benar-benar luar biasa mesjid ini.

Selesai mengambil air wudhu, aku dan mama menyusul papa masuk ke dalam mesjid. Bagian dalam mesjid terbagi dua, untuk pria dan wanita, dibatasi oleh pembatas kayu ukiran yang sangat indah.

Alhamdulillah, aku bisa menunaikan sholat Dzuhur di mesjid kebanggaan masyarakat Aceh ini.

Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Bagian dalam mesjid begitu indah dan sangat nyaman. Sejuk dan menenangkan. Sama seperti di area luar mesjid, di dalam mesjid juga banyak pengunjung yang setelah sholat lalu bersantai duduk-duduk, membaca Alquran, berfoto bahkan ada yang tiduran.

Setelah mengambil beberapa foto sebagai kenangan, kami pun keluar dari mesjid menjumpai bunda yang sedang sibuk menenangkan tangisan Nindy. Si centil itu menangis karena dilarang Bunda ikut pergi bersama abang-abangnya ke tempat wudhu pria.

Oh ya, pada saat musibah tsunami yang melanda Aceh pada 26 desember 2004 lalu, mesjid ini juga terkena dampak hantaman tsunami, namun mesjid Raya Baiturrahman saat tsunami tetap berdiri kokoh. Banyak warga kota Banda Aceh yang menyelamatkan diri ke mesjid ini pada saat tsunami terjadi.

Mesjid Raya Baiturrahman Tsunami
Mesjid Raya saat Tsunami 26 Desember 2004 | | foto : tribunnews.com

Setelah direnovasi, salah satunya akibat hantaman tsunami, mesjid Raya Baiturrahman sekarang ini dapat menampung sekitar 15.000 jamaah.

Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh kebanggaan rakyat Aceh ini memang sangat fenomenal dan terkenal ke seluruh manca negara, hingga miniaturnya terdapat di sebuah Taman Miniatur terbesar di dunia yaitu Taman Minimundus di Klagenfurt, Karintia, Austria.

BACA JUGA :  Banda Aceh kami datang!
Miniatur mesjid Raya Baiturrahman
Miniatur Mesjid Raya Baiturrahman di Taman Minimundus di Klagenfurt, Karintia, Austria. | foto : wikipedia.org

Jika kamu ingin mengunjungi situs web Taman Minimundus Austria silahkan  KLIK DI SINI

Tak henti-hentinya aku memandang kagum atas kemegahan dan keindahan Mesjid Raya Baiturrahman ini.

Setelah puas menyusuri Mesjid Raya Baiturrahman, kami pun melangkahkan kaki meninggalkan Mesjid dengan rasa takjub yang tak kunjung habis.

Apakah kamu pernah berkunjung ke Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh? Bagaimana pendapatmu tentang Mesjid Raya ini? Silahkan tulis di kolom komentar ya!

4 thoughts on “Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh – Kemegahan Mesjid Serambi Mekah

  1. assalamualaikum,,
    di banda aceh ada satu mesjid yang juga selamat dari bencana tsunami,, terletak di pantai ulelheu…
    gelombang tsunami di ulelheu lebih tinggi dari yg di mesjid raya 😀

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!